Monday, 16 November 2020

LELAKI BUTA YANG DI HANTAR PERGI KE MASJID OLEH IBLIS

Dialah Abdullah bin Umar bin Syuraih. Karena ia buta sejak lahir, orang-orang memanggilnya Abdullah bin Umi Maktum. Ia tergolong sebagai pemeluk Islam golongan pertama. Abdullah turut menanggung siksaan dan penganiayaan dari kaum Quraisy. Namun, kekuatan imannya serta kecintaannya kepada Allah dan Rasul-Nya lebih agung sehingga ia tidak pernah menyerah sekalipun siksaan kaum Quraisy kepadanya begitu sadis. Di balik kebutaannya, Abdullah tetap rajin memanfaatkan waktunya untuk menimba ilmu tentang Islam. Bahkan sekalipun ia buta, ia tidak pernah meninggalkan shalat berjama’ah di Masjid.


Hingga tiba pada suatu waktu, Abdullah datang menemui. Rasulullah
ﷺ.la ingin meminta izin pada beliau untuk tidak menghadiri jamaah shalat Subuh lantaran tidak ada yang menuntunnya ke masjid. 

“Wahai Rasulullah, bolehkah aku meminta keringanan untuk tidak mengikuti jamaah shalat Subuh?” tanyanya.

“Apakah engkau mendengar azan?” tanya Rasulullah balik.

“Ya.”

“Jika begitu, tidak ada alasan bagimu untuk meninggalkan shalat jamaah.”

Abdullah tidak berkomentar apapun. Ia menurut atas apa yang telah diperintahkan oleh Rasulullah. Bahkan la berjanji dalam hati untuk istiqamah datang ke masjid untuk berjamaah shalat Subuh. Selang beberapa saat berjalan, Abdullah tersandung batu. Ia jatuh tersungkur dan kepalanya kena batu. Darah pun mengalir. Abdullah segera mengusapnya dan berjalan kembali. Rasa perih akibat luka bukanlah penghalang baginya untuk ikut shalat berjamaah.

 “Hai, Paman, engkau hendak ke mana?” tiba-tiba seseorang menyapanya.

“Aku hendak ke masjid,” jawab Abdullah.

“Maukah engkau aku antar, Paman? Aku akan menungguimu dan mengantarmu pulang nanti.”

“Terima kasih. Engkau baik sekali,” jawab Abdullah senang.

Ia bersyukur karena Allah it mengirimkan penolong baginya. Ternyata, bukan hari itu saja orang itu menolong Abdullah. Setiap hari ia selalu datang untuk menuntun Abdullah menuju masjid. Ia menunggui Abdullah dengan sabar hingga selesai shalat, lalu menuntunnya pulang. Abdullah sangat gembira karena ada seorang lelaki budiman yang bermurah hati menolongnya tanpa imbalan. Namun anehnya, laki-laki itu tidak pernah memberitahukan siapa namanya. Setiap kali Abdullah bertanya, ia selalu mengelak. Hingga pada suatu hari, Abdullah benar-benar ingin tahu siapakah laki-laki baik hati yang telah menolongnya.

“Siapakah namamu, wahai Fulan?” tanya Abdullah.
“Paman tidak perlu tahu namaku,” jawabnya.
“Jika begitu, jangan menolongku lagi. Aku tidak mau ditolong oleh orang yang tidak aku ketahui namanya,” kata Abdullah.
Mendengar jawaban Abdullah, orang itu tampak bingung. la ingin menuntun Abdullah setiap hari.
“Baiklah, aku katakan siapa aku. Sebenarnya aku adalah iblis,” sahut lelaki itu.
“Untuk apa engkau menolongku? Bukankah pekerjaanmu adalah menghalangi kebaikan?” tanya Abdullah.
“Masih ingatkah engkau saat pergi ke masjid lalu engkau tersandung batu dan berdarah?” tanya iblis.
“Ya, aku masih ingat,” jawab Abdullah.
“Aku mendengar malaikat mengatakan bahwa separuh dosamu telah diampuni karenanya. Aku tidak mau engkau terjatuh lagi hingga habislah dosamu diampuni semuanya.” 

Abdullah terkejut. Rupanya lelaki budiman yang menolongnya adalah iblis yang tak rela dosa-dosanya diampuni semuanya. Itulah iblis, tidak pernah senang hamba Allah mendapatkan ampunannya. 

Sunday, 18 October 2020

! يَا رَسُول ٱللَّٰه‎


 


Tak pernah bertemu tapi rindu sentiasa menyapa, untukmu Ya Rasul Allah Muhammad ﷺ. Kerana pertemuan bukanlah syarat cinta !


اَللهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى مَوْلاَنَا مٌحَمَّدٍ

 وَعَلَى آلِهِ فِي كٌكِّ لَمْحَةٍ وَنَفَسٍ عَدَدَمَا وَسِعَهُ عِلْمُ اللهِ


Hai Tuhanku, beri rahmat oleh-Mu dan beri selamat oleh-Mu dan beri berkat oleh-Mu atas tuan kami Nabi Muhammad S.A.W dan atas ahlinya pada tiap-tiap pandangan mata dan nafas sebanyak yang meliputi  ilmu Allah.

 



Wednesday, 7 October 2020

! الله


 




"Ingatlah jika sekiranya kebajikan yang dilimpahi Allah kepada Adam, kesucian Malaikat Jibril, kemulian Ibrahim, rindu dendam Nabi Musa dan cinta Nabi Muhammad SAW dikurniakan kepadamu, maka janganlah kamu suka, kerana semuanya itu adalah hijab. Carilah Dia dari Dia sahaja maka yang lain itu semuanya kamu dapat" - Abu Yazid


🌹Hatimu itu rumah Allah. Jangan biar yang lain duduk di dalamnya selain Allah.

Thursday, 1 October 2020

ADA REZEKI DALAM ISTIGHFARMU !

 






 Kita yakin rezeki Allah itu banyak tapi kenapa kita rasa sedikit ?
Kita sedar rezeki Allah itu mudah tapi kenapa kita rasa susah ?
Kita tahu rezeki Allah itu luas tapi kenapa kita rasa sempit ?

Kerana dosa menggunung, istighfar jarang-jarang !

أستغفر الله العظيم

 

Thursday, 24 September 2020

PASSWORD REZEKI













Rezeki hanya akan datang kerana pertolongan Allah buat hati yang tenang. Dan hati hanya akan tenang bila kita bergantung kepada Sang Pemilik Rezeki serta yakin denganNya sepenuh hatimu tanpa sedikitpun ada ragu. Sesungguhnya
ikhtiar itu upaya manusia, rezeki adalah ketetapan Allah!

Monday, 24 August 2020

SYUKUR

 

 

 

 Sayidina Ali pernah berpesan ;

Sesungguhnya nikmat bertalian dengan kesyukuran. 

Kesyukuran pula bertalian dengan pertambahan. 

Kesyukuran dan pertambahan selalu seiring. 

Maka tidak akan terputus pertambahan daripada Allah sehinggalah terhenti kesyukuran daripada hamba.

 
•Riwayat al-Baihaqi •

Iklan